PPDOGG
Created by CSyirui

Produser BTS, CEO PLEDIS Entertainment, dan banyak lagi kini angkat suara menentang CEO ADOR Min Hee Jin. Terus simak artikel di bawah ini untuk mendapatkan informasi yang lebih mendetail.

Perseteruan antara HYBE dengan ADOR yang sedang berlangsung tampaknya akan berakhir dengan sidang pengadilan. Untuk mendukung HYBE dalam kasusnya melawan CEO ADOR Min Hee Jin, beberapa individu penting dari anak perusahaan Hybe tersebut telah ikut membuka suara dalam permasalahan ini.  Produser BTS dan TXT, CEO PLEDIS Entertainment, dan banyak lagi telah mengajukan petisi baru untuk pemecatan Min Hee Jin sebagai CEO ADOR.

BTS, TXT, SEVENTEEN, dan agensi grup lainnya menunjukkan dukungan terhadap kasus pengadilan HYBE terhadap Min Hee Jin

Menurut laporan yang muncul pada 24 Mei, sekelompok individu penting dari banyak anak perusahaan HYBE telah menyuarakan pendapat mereka terhadap Min Hee Jin. Di antara orang-orang yang mengajukan petisi yang mendukung pemecatannya sebagai CEO adalah produser BTS Pdogg, pendiri agensi SEVENTEEN, PLEDIS Entertainment, Han Sung Soo, kepala produser agensi LE SSERAFIM, SOURCE MUSIC, So Sung Jin, produser TXT, Slow Rabbit, dan banyak lagi.

Selain Pdogg, direktur kinerja BTS Son Sung Deuk, dan direktur kreatif Kim Sung Hyun juga menunjukkan dukungan bersama mereka untuk kasus pengadilan HYBE terhadap Min Hee Jin.

Laporan Newsis ini muncul hanya sehari setelah petisi NewJeans menentang pemecatan Min Hee Jin sebagai CEO ADOR. Dengan kedua belah pihak berusaha sekuat tenaga untuk mempertahankan posisi mereka, semua mata tertuju pada keputusan akhir pengadilan, yang selanjutnya akan menentukan nasib Min Hee Jin di ADOR.

Sementara itu, pada 17 Mei, sidang pengadilan pertama antara HYBE dan Min Hee Jin dari ADOR diadakan di Divisi Sipil 50 Pengadilan Distrik Pusat Seoul. Di hadapan Hakim Ketua Sang Hoon Kim, kedua belah pihak menyampaikan kasusnya.

Min Hee Jin meminta perintah terhadap pelarangan penggunaan hak suara HYBE pada rapat umum pemegang saham mendatang. Sebagai pemegang saham terbesar ADOR (hampir 70% persen), HYBE dapat memberikan pengaruh besar dalam perjalanan masa depan Min Hee Jin sebagai CEO. Oleh karena itu, dia mengajukan gugatan untuk menghentikan pemecatan tersebut.

Bagi yang belum tahu, perebutan kekuasaan yang sedang berlangsung antara HYBE dan anak perusahaannya ADOR dimulai dengan dugaan rencana CEO Min Hee Jin untuk merebut hak manajemen.

Yang terjadi selanjutnya adalah perselisihan publik yang berkepanjangan, yang memunculkan banyak insiden di masa lalu yang melibatkan banyak kelompok yang berafiliasi dengan anak perusahaan HYBE.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *